a place where you can read, hear, and watch my expression.. about me, my life and everything.. enjoy..

Minggu, 16 Januari 2011

Telepon itu

Setiap sabtu atau minggu pagi, saya selalu mendapat telepon dari orang yang paling saya sayangi.

Ketika kabar saya ditanyakan, saya selalu menjawab dengan baik-baik saja. Ya, baik-baik saja.

Ketika saya diminta bercerita tentang apa yang terjadi dalam hidup saya belakangan, saya selalu bingung dengan apa yang harus saya ceritakan. Sebenarnya banyak sekali hal yang terjadi, namun saya tidak mau membuatnya khawatir atau mungkin kecewa karena sandungan-sandungan kecil yang saya alami. Ya, terkadang saya bercerita tentang apa yang terjadi, dan jutaan do'a dan dukungan selalu mengalir darinya.

Mata saya selalu berkaca-kaca saat menerima telepon itu. Telepon dari orang yang saya sayangi dan tiada henti mendukung saya. Saya ingin segera menuntaskan segalanya demi membahagiakannya. Walau belum saat ini, tapi saya selalu berusaha karena saya ingin mereka tersenyum bahagia.

Saya selalu sayang kalian ibu, bapak.
Saya selalu sayang kalian adik2 ku.

Rabu, 12 Januari 2011

Hari ini.. Ya, tentang hari ini..

Diawali dengan ujian profesi konservasi gigi yang dari awal udah bikin deg-degan karena persiapannya kurang maksimal. Dan, ternyata feeling saya benar tentang dosen penguji saya. Yayaya, ujian sudah berlalu dengan hasil yang kurang maksimal pula seperti persiapannya. Selesai ujian langsung kejar-kejaran ngurus progress orto yang harus segera dikumpulkan dan proposal skripsi yang besok segera disidang. Alhamdulillah progress orto tidak ada hambatan dalam pengumpulan. Selanjutnya, tanpa basa-basi langsung saya urus proposal skripsi saya yang masih direvisi sampai hari terakhir.

Dan yang terjadi adalah.. Sidang yang harusnya besok ternyata belum dijadwalkan, yang berarti bahwa saya terancam batal sidang hanya karena tidak ada dosen yang bisa menguji proposal saya.. Huff.. Harap-harap cemas menanti.. dan Alhamdulillah.. Salah satu dosen saya datang dan menyatakan kesediaannya untuk menguji proposal skripsi saya..

Besok saya akan berjuang.. Untuk yang kedua kalinya.. Bismillah, semoga Allah memudahkan.. Amin..

stressed? I hope no

Since the beginning, I know that this week is gonna be a busy one.. everything starts in Monday when I know that I should have my 1st final task exam on Thursday. it means that I should do everything in flash style. Then, Tuesday is the last day of orthodontic clinic, where I should finish my last requirement. Alhamdulillah everything goes well today. after that, I should face another final exam Tomorrow and the day after tomorrow. and friday is always frightening these last few weeks. another clinic deadline. I hope I can face this week with smile not a frown. Insya Allah.

Sabtu, 08 Januari 2011

Let's enjoy the process


Nikmati prosesnya!

Ini adalah kalimat favorit salah satu sahabat saya dan merupakan motto hidup sahabat saya yang lain. Dan saya benar-benar setuju dengan kedua sahabat saya itu.

Ya. Nikmati prosesnya.

Hidup adalah suatu perjalanan dimana tujuan akhir kita adalah mencapai kehidupan lain yang lebih baik setelahnya. Insya Allah.

Tujuan akhir memang penting, namun semua butuh proses untuk mencapai tujuan akhir tadi. Kalau mau nilai yang baik tentunya harus belajar dengan baik pula. Kalau mau jadi dokter gigi juga sama, kita harus menikmati proses menuju kesana.

Tentunya dalam menjalani sebuah proses nggak akan mulus-mulus aja. Banyak halangan dan rintangan, tapi dengan menikmati proses itu, kita dapat menjadikannya sebuah pembelajaran yang baik. Kalau kata orang bijak siy pengalaman merupakan guru yang paling baik. Right?

So, apapun tujuannya, nikmatilah prosesnya dan jalanilah dengan baik dan cara yang benar. Insya Allah apapun hasilnya nanti, tak akan ada penyesalan. Karena kita telah melakukan yang terbaik. Still, Allah yang menentukan akhirnya.

"Salah satu cara bersyukur adalah dengan dengan tidak banyak menuntut dan mengeluh.
mengeluh dengan bagaimanapun cara nya dapat mereduksi semangat kita. jangan tunjukan kelemahan kita pada lawan walau itu berat."
Mohammad Ari Zakaria

Minggu, 02 Januari 2011

first

Alhamdulillah.. This is my first posting in 2011.. humm.. from this year I'd like to make my year slogan. haha. I means that I'll have a new slogan every year which shows and I hope can boosting my will to catch my target.. and this year slogan is:

Brave, Sincere and Istiqomah

Yeah, hope I can be more brave, sincere and istiqomah this year.. Insya Allah..

Jumat, 31 Desember 2010

last day

this is the last day of 2010. I hope next year I can be better than before. let's learn from the past and just face the future. welcome 2011. please be a beautiful year.

Sabtu, 25 Desember 2010

Easy to say, but please don't

Ini buat yang mungkin bertanya-tanya. Sebenernya boleh nggak siy ngucapin Selamat Natal buat temen-temen atau saudara kita yang merayakan?

Jawabannya satu: TIDAK

Kenapa nggak? Kan merekapun mengucapkan Selamat Idul Fitri buat kita.
Menurut kajian yang kemaren baru aku ikutin, Ibu Hj.Irene Handono (mantan Suster, seorang mualaf yang saat ini aktif berda'wah) berkata kalau sebenernya ruang lingkup Idul Fitri dan Perayaan Natal itu berbeda. Idul Fitri mencakup hubungan kita dengan sesama manusia (Hablumminannas) sedangkan Natal berhubungan dengan Aqidah.

Mengucapkan Selamat Idul Fitri merupakan ucapan Selamat atas keberhasilan kita menjalankan puasa selama bulan Ramadhan. Sedangkan Natal dipercayai sebagai hari lahirnya Jesus (tuhan mereka). So, mengucapkan Selamat Natal sama dengan mengakui dan memberi selamat atas lahirnya Tuhan mereka. See?

Bahkan merekapun sangat menjaga aqidah mereka dengan tidak mengucapkan Selamat Idul Adha atau Selamat Maulid Nabi kepada kita. Kenapa kita harus mengingkari aqidah kita dengan mengucapkan Selamat Natal?

So, gimana dong? Kan jadi nggak enak kalo nggak ngebales ucapan mereka.
Sangat dianjurkan buat menjaga hubungan baik dengan sesama manusia, siapapun itu. Tapi jangan sampai kita menggadaikan aqidah kita. Carilah momen lain untuk berbuat baik kepada mereka, misalnya berilah ucapan selamat ketika mereka mencapai sebuah prestasi, dll.


Wallahu a'lam