a place where you can read, hear, and watch my expression.. about me, my life and everything.. enjoy..

Jumat, 29 Oktober 2010

pedo, pasien, rubik

Putaran klinik pedo sudah memasuki akhir minggu ke 3, which means I only have 1 more week to go.. Kemajuan yang udah saya dapetin baru diagnosa.. SSC, SM, dan Pulpek belum ada kemajuan.. Wow..

Pasien pedo kali ini dahsyat deh. sepasang sahabat umur 6 tahun dengan karakter yang bertolak belakang. tapi.. kalo udah bersatu jadinya kekuatan yang luar biasa.. wew..
mulai dari kejar2an alias berlari2 n nyaris ketabrak motor, sampe jambak2-an dan nangis berjamaah. hahaha.. lucu siy tapi kadang ya bikin stress bin jantungan..

kalo lagi nganggur atawa nggak ada pasien atau lagi nunggu pasien, kita (sesama mahasiswa klinik Pedo) punya kubikel favorit. where we can chat n kursus rubik bersama. ada dosen rubiknya loh. kereeeen. ^^

Rabu, 20 Oktober 2010

Mahasiswa = Tukang Demo?

Menurut saya, mahasiswa adalah sosok yang memiliki idealisme dan intelektualitas. Tapi tentunya masih punya jiwa muda dong. Mahasiswa merupakan baris terdepan yang menyuarakan aspirasi masyarakat. Kita lihat saja tahun 1998, saat reformasi, dimana pemuda dan mahasiswa bersatu padu menggulingkan rezim Orde Baru.

Tapi, saat ini mahasiswa identik dengan yang namanya tukang demo yang hobinya teriak-teriak, bikin macet jalanan dan suka bikin ribut. Coba deh googling gambar dengan keyword mahasiswa. Kebanyakan gambar mahasiswa lagi demo.

Saya setuju kalau kita sebagai mahasiswa harus berada digaris depan demi kepentingan rakyat. Mahasiswa harus bergerak. Tapi nggak harus gitu juga. Selain, aksi turun ke jalan, kita juga harus kreatif dong. Pake jalur diplomasi kah, atau bikin karya tulis, artikel di koran ato program yang lebih real. Biar nggak cuma menyuarakan masalah, tapi juga memberikan solusi.

Sudah saatnya mahasiswa menunjukkan idealisme dan intelektualitasnya, bukan cuma menunjukkan jiwa mudanya yang berapi-api dan sok jago.

Hidup Mahasiswa..!!

Kamis, 07 Oktober 2010

my 3rd chance

Many people said that chance usually won't come twice..
but for me.. in this case..
chance have come for the third time..

what I'm talking about?

Yes, I'm talking about SKRIPSI..

My SKRIPSI journey has its own story.. I've move from one to another department.. and this is my 3rd chance and I call it my last chance.. In each department I always get a nice dosbing (dosen pembimbing), but I just haven't do my best to finish it.

In this last chance I'll do my best.

Semangat..

Bismillah..!!

Rabu, 08 September 2010

Minggu, 29 Agustus 2010

Mata Duitan

Sekali lagi, saya pergi ke Kota Tua Jakarta. Kali ini bersama adik dan tante saya. Mumpung tante saya yang dari Surabaya sedang liburan seminggu di Bogor, jadi sekalian aja saya ajak muter-muter Jakarta.

Sampai di Stasiun Jakarta Kota, kami langsung menuju Museum Bank Indonesia. Ini ketiga kalinya saya ke sana. Walau begitu, saya masih bisa menikmati Museum ini. Museum Bank Indonesia memang dikemas secara modern. Museum yang berisi tentang sejarah perekonomian Indonesia ini dilengkapi dengan teknologi yang cukup oke. Selain memajang diorama dan alat-alat peraga, Museum ini dilengkapi juga dengan beberapa komputer yang berisi mengenai Informasi2 bermanfaat. Ya bisa dibilang komputer2 itu adalah tour guide versi digital. Ada 3 spot yang jadi favorit saya. Yang pertama adalah sebuah ruangan gelap dilengkapi layar ukuran besar yang menampilkan koin-koin yang bergerak kesana kemari. Yang menarik adalah kita bisa mendapatkan informasi mengenai koin tersebut dengan cara menangkapnya dengan bayangan kita. Spot favorit saya yang kedua adalah dinding dengan gambar daun-daun hijau. This is a good place to take a picture. Dan yang terakhir adalah 2 buah brankas yang penuh dengan emas dan uang.

Gold.. Gold.. Gold..

Let's Play

Tujuan selanjutnya adalah Museum Bank Mandiri yang terletak persis di sebelah kiri Museum Bank Indonesia. Bila dibandingkan, keadaan kedua museum ini sangat jauh berbeda. Museum Bank Mandiri jauh lebih klasik. Disini pelajar mahasiswa dan nasabah Bank Mandiri bisa masuk secara gratis. Museum Bank Mandiri bisa dibilang sangat sederhana. Disana dipajang alat-alat perbankan kuno yang tersebar di seluruh area museum. Tidak banyak informasi yang bisa didapatkan mengenai hal-hal yang dipamerkan disini. Namun, museum ini juga salah satu tempat yang dapat dijadikan referensi untuk dikunjungi di Kota Tua Jakarta. Spot favorit saya disini adalah spot foto dibawah ini. Quite interesting, right?


Nyonya Meneer

Sebenarnya masih banyak museum lain di sana. Tapi berhubung udah pegel muter 2 museum yang bikin mata duitan (duit dimana-mana) ini, kami putuskan untuk pulang. See you..

Rabu, 18 Agustus 2010

My New Semester


Hari ini adalah ke-11 kalinya aku KRS-an..

Yups, semester XI..

Semester ini memang agak spesial, karena ini adalah semester plus plus. Beberapa teman saya sudah lulus dan sedang menunggu pelantikan sebagai dokter gigi.

Tapi saya percaya, walaupun tidak lulus tepat waktu tapi saya akan lulus pada waktu yang tepat.

Bismillah.

Semangat.!!